14 September 2015

Cuma Sebutir Debu

Inilah saat yang tepat untuk melepaskan semua yang pernah tergenggam karena aku hanyalah manusia yang tak punya daya apapun. Aku ini hanya butiran debu yang tak mampu untuk membuat sebuah rencana indah walaupun aku sangat menginginkannya atau sekedar bermimpi indah yang sempurna.
Ketika aku mempunyai sebuah mimpi dan mimpi itu tak akan bisa terwujud, apa yang bisa kulakukan selain melapangkan dadaku, menyabarkan hatiku dan menerima dengan ikhlas karena semua yang terjadi padaku telah tertulis dengan sempurna.
Aku hanyalah lakon yang sedang melakoni sebuah kisah yang disutradarai oleh Tuhan Yang Maha Sempurna menuliskan sebuah skenario kisah kehidupan tanpa bisa kuberontak, tanpa bisa kuhindari karena selembar daunpun dapat jatuh ke tanah semata mata kehendak Tuhan.
Tuhan menggariskan hari hariku, kapan aku tersenyum, kapan aku terluka, kapan aku bahagia, kapan aku terkhianati. Aku tak pernah mampu mengelak!

DevLotts 15/08/2015 - (Parangtritis) Lutfie Nur Ikhsan


TUHAN MAHA ROMANTIS