9 Juni 2016

Kini ku hanya Serpihan Kaca


Aku akan berlaku seperti cermin bagimu. Apapun yg kamu lakukan padaku, kamu akan merasakannya juga pada dirimu. 
Tetapi pukulan yang sering kau lakukan kearahku, merubah wujud ini bukan menjadi cermin yang utuh lagi. Sekarang sudah menjadi serpihan kaca tajam yang berserakan di depan kamarmu. 
Kini, seribu kata maaf pun akan mustahil merubahku menjadi cermin seperti sedia kala. Dirimulah yg harus berhati-hati, karena disini pun aku hanya berdiam, berusaha tidak membuatmu terluka. 

^Senja Lembayung Jingga

27 November 2015

1st Anniversary Devlotts ~ 27 November 2015

Sudah tidak lagi ada kata-kata yg dapat untuk mengungkapkan perasaanku ini, berjuta-juta mawarpun masih terasa sedikit untuk mengungkapkan perasaanku padamu. Semua itu karena kamulah yang terbaik dan segalanya bagiku.

Hari demi hari telah kita lewati, suka duka selalu bersama. kadang gembira, kadang juga sedih. ya, itulah yang namanya suatu hubungan cinta. Kalau selalu suka pasti gak enak. selalu duka pun juga gak enak. tidak terasa semua itu berlalu sudah satu tahun. yah, memang masih usia muda hubungan kita. Namun segala macam keadaan telah membuat kita menjadi berpikir dewasa.

14 September 2015

Cuma Sebutir Debu

Inilah saat yang tepat untuk melepaskan semua yang pernah tergenggam karena aku hanyalah manusia yang tak punya daya apapun. Aku ini hanya butiran debu yang tak mampu untuk membuat sebuah rencana indah walaupun aku sangat menginginkannya atau sekedar bermimpi indah yang sempurna.
Ketika aku mempunyai sebuah mimpi dan mimpi itu tak akan bisa terwujud, apa yang bisa kulakukan selain melapangkan dadaku, menyabarkan hatiku dan menerima dengan ikhlas karena semua yang terjadi padaku telah tertulis dengan sempurna.
Aku hanyalah lakon yang sedang melakoni sebuah kisah yang disutradarai oleh Tuhan Yang Maha Sempurna menuliskan sebuah skenario kisah kehidupan tanpa bisa kuberontak, tanpa bisa kuhindari karena selembar daunpun dapat jatuh ke tanah semata mata kehendak Tuhan.
Tuhan menggariskan hari hariku, kapan aku tersenyum, kapan aku terluka, kapan aku bahagia, kapan aku terkhianati. Aku tak pernah mampu mengelak!