8 April 2015

Hope it disappeared

Aku yang terdiam duduk dikursi kamar pojok. Mengingat kembali apa yang sudah terjadi kemarin antara aku dan dia. Disaat aku menjalankan semua, seperti tidak terjadi apa-apa, semua terjadi biasa saja. Tapi, setelah waktu merubah segalanya aku baru bisa menyadari. Ternyata, suatu kejadian yang sudah terjadi kemarin, sangat berarti bagi dia yang ditunjukkan untuk aku, tapi apa daya aku yang terlalu cuek atau terlalu gengsi dengan keadaan yang seperti ini, aku tidak menyadarinya sama sekali. Semua terasa biasa saja, ya biasa saja. Saat semua keadaan telah berubah, aku baru bisa merasakan arti yang  sesungguhnya.


Ya, untuk kali ini aku mengakui aku yang ada diposisi yang salah, aku yang terlalu bodoh atau terlalu memaksakan kehendak atau membuang kesempatan yang jelas-jelas udah mantap didepan mata. Dia sudah terlalu lelah dan lemah untuk mengeluarkan semua perasaan itu dengan memberikan kata-kata yang indah dan menampakkan sikap yang baik untuk mendapatkan apa yang dia mau dari aku. Dan sampai akhirnya dia pun sudah berada dititik kelelahan dan kelemahan untuk menunggu, memperjuangkan dan mempertahankan aku dan perasaannya, mungkin baginya, tidak ada lagi kesempatan untuk bertahan, dan waktu terbuang sia-sia untuk menunggu kata-kata 'indah' yang akan aku katakan kepada dia. Sudah cukup.

Dia sudah merasakan kesedihan dan kejenuhan, semua manusia yang sedang menunggu sesuatu hal, pasti akan berfikir 'sabar ada batasnya' dan kata-kata itu-lah yang sedang ada difikirannya sekarang dan dia percaya bahwa dia sudah lama melampaui batas itu dan sudah terlalu lama menunggu hal yang tak pasti. Sekarang, semua terasa hampa. Kosong. Bebas. Tidak ada yang bisa dirasakan sama sekali.

1 Februari 2015

Sebutir Debu (Fans Far)

Kali ini gue mau bahas Fans far, kalo dari artinya sich kita sendiri pasti ngerti kalo gak ngerti pake kamus aja, kalo gak mau ribet ya pake google translate #LOL , Fans Far itu adalah Fans yang terletak sangat jauh yg terpisakan jarak untuk bisa bertemu atau bahkan melihat idolahnya, jarak ini terhalang oleh luasnya samudra dan daratan yang gak bisa di ungkapin dengan kata-kata (lah itu pake kata-kata) walaupun gue masih satu pulau sih tapi kan tetep jauh, buat bisa ketemu aja harus bongkar tabungan dulu -_- hahaha.

Terus dengan keadaan kita yang jauh seperti ini, yang bisa liat idola cuma dari Sosial media and TV, itupun kalo gue jarang liat TV, yang lain post lagi liat Theater kita cuma Ontime aja di Facebook di Twitter, yang lain post foto 2shoot, ehh kita mau kayak gituan main edit Potoshop gak bisa hahaha. njirr dah :v

Fans far itu menurutku sama aja kok, yang penting kita tulus and selalu support idola kita, para member JKT48 juga ngerti kenapa kita belum bisa ke Theater, kenapa kita belum bisa ini itu dll.

Dalam satu hal kita ini sama aja, sama-sama keluarga Fans JKT48, kita selalu dukung mereka dengan tulus, walau support cuma lewat tweet kita di twitter " Semangat ya mel @melodyJKT48" , tapi percaya lah, suatu saat pasti kita bisa ketemu kok, ya gak tau kapan, tapi gue yakin nanti pasti bisa ketemu member JKT48, kalo bisa sih sampai tinggal satu rumah kwkwkw (yg ini abaikan) haha

Jadi intinya gak ada perbedaan Fans Far dan fans yang dekat yang bisa nonton JKT48 dimana aja dia perform, yakin deh para member anggep kita sama, yang penting kita selalu support dia, Oke, Ganbatte suatu saat pasti kita bisa ketemu Mereka. 

1 Januari 2015

Selamat Tinggal 2014

Selamat Tinggal 2014! :'(
Sedih banget, terlalu banyak kenangan dan hal yg terjadi di tahun 2014 ini yang gak bakal bisa gue lupain begitu saja. dari kesenangan, kesedihan, kegagalan, keberhasilan, ampe gak bisa gue ungkapin semua deh. bisa di katakan tahun ini tuh tahun buat gue. hampir dari semua yg gue inginin alhamdulillah udah gue dapetin di tahun ini.

Tahun baru kali ini beda dengan tahun baru yang kemaren. karena di tahun baru ini udah ada yang bersender di pundakku. aseeek.. hehehehe tapi gue ngerasa sedih juga sih, karena tahun baru ini gak bisa main sama temen2 kayak yang dulu, sepedaan ke kota, nonton konser reggae, dan lain2 lah. dan semenjak ada dia juga, gue ngerasa kurang membagi waktu dengan teman. :( *jadi sedih*

Kalau ngomongin tahun baru, biasanya orang-orang sibuk dengan resolusinya untuk menjadi lebih baik. Buat gue, tahun baru adalah penanda waktu yang berjalan. Apa yang sudah kita capai di tahun tersebut? Apa yang ingin kita raih di tahun depan? Jadi, yang penting di setiap tahun baru adalah tujuan. Karena tanpa tujuan, nggak bakal ada semangat untuk terus melakukan apa yang kita inginkan. Tapi kalo sudah ada tujuan, tentu kita ‘dipaksa’ mikir gimana cara mencapainya.
Jadi keinginan gue gak muluk2. Gak banyak yang gue pengen di tahun 2015. hanya ingin memperbaiki hal2 buruk di tahun 2014.

----

"Bukan tiupan terompet yg membuat malam itu meriah. tidak pula indahnya letusan kembang api yang membuat malam ini indah. setiap detik bagiku menjadi berarti krena keberadaanmu yang menemaniku menatap masa depan"

Selamat Tahun Baru 2015
@CumaSebutirDebu